Purwakarta merupakan suatu kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Indonesia Ibu kota Kabupaten Purwakarta terletak di Purwakarta dan berjarak ±80 km sebelah timur Jakarta sebelum Bandung.

Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Karawang di bagian Utara dan sebagian wilayah Barat, Kabupaten Subang di bagian Timur dan sebagian wilayah bagian Utara, Kabupaten Bandung Barat di bagian Selatan, dan Kabupaten Cianjur di bagian Barat Daya.

Kabupaten Purwakarta berada pada titik-temu tiga koridor utama lalu-lintas yang sangat strategis, yaitu Purwakarta-Jakarta, Purwakarta-Bandung dan Purwakarta-Cirebon.

Karena letaknya tersebut sehingga hanya dapat digunakan sebagai tempat untuk istirahat atau transit selama perjalanan.

Mungkin karena hal ini yang menyebabkan kurang begitu populernya tempat wisata yang ada di Purwakarta, sehingga banyak wisatawan tidak tahu mengenai tempat yang sebenarnya menarik untuk tujuan wisata.

Purwakarta memiliki banyak jenis wisata yang dapat anda kunjungi seperti wisata pendakian, wisata alam, wisata kuliner, wisata kesehatan, wisata kerajinan, atau wisata  sejarah. Berikut ini mengenai beberapa tempat wisata  di Purwakarta yang menarik untuk anda kunjungi.

 

Wisata Pendakian Gunung Parang Purwakarta

Wisata Pendakian Gunung Parang Purwakarta

Wisata Pendakian Gunung Parang Purwakarta (Photo Credits: Detik.com)

Gunung Parang merupakan gunung batu andesit yang menjulang tinggi dengan titik puncak 900 meter. Merupakan salah satu gunung tebing terbaik di Indonesia dan Asia,keunikan dari gunung ini adalah jalur pendakiannya,bisa langsung lewat tebing maupun melalui jalur pendakian biasa yang melewati hutan basah.

Badega Gunung Parang yang terletak di Kampung Cihuni, Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru. Di kelola oleh masyarakat disana dengan konsep alam apa yang bisa didapat disana Yaitu Fun Climbing,Jelajah Hutan Gunung Parang, Berkemah dan Jelajah Kampung dan pelatihan budaya.

 

Wisata Pendakian Gunung Bongkok Purwakarta

Wisata Pendakian Gunung Bongkok Purwakarta

Wisata Pendakian Gunung Bongkok Purwakarta (Photo Credits: Kompas.com)

Gunung Bongkok adalah sebuah gunung batu dengan ketinggian 975 mdpl, terletak di Desa Cisarua,Kec. Tegalwaru purwakarta Walaupun lebih tepat dikatakan sebagai sebuah bukit, namun Gunung Bongkok cukup lumayan bagi pemula yang ingin mencoba olahraga ekstrim.

Pendakian ke puncak biasanya dilakukan pada pagi hari. Puncak dengan ketinggian 975 mdpl ini dapat ditempuh dengan waktu 1-1,5 jam dengan berjalan santai. Ada beberapa titik yang perlu diwaspadai yaitu di tanjakan 700 mdpl, tanjakan 800 mdpl, dan tanjakan 950 mdpl.

Tanjakan ketiga titik tersebut lumayan curam apalagi jika hujan licin, namun sudah tersedia tali pengaman yang dipasang oleh relawan dari komunitas pendaki gunung untuk membantu wisatawan.

Di puncak Gunung Bongkok, wisatawan bisa menikmati Puncak Batu Tumpuk dengan pemandangan terlihat waduk Jatiluhur yang sangat indah. Namun wisatawan perlu hati-hati karena puncak Batu Tumpuk cukup sempit, kira-kira hanya dapat menampung 30 orang. Puncak Gunung Bongkok dikelilingi tebing dengan ketinggian ratusan meter, perlu kewaspadaan para wisatawan agar tidak jatuh tergelincir.

 

Wisata Pendakian Gunung Lembu Purwakarta

Wisata Pendakian Gunung Lembu Purwakarta

Wisata Pendakian Gunung Lembu Purwakarta (Photo Credits: Liputan6)

Gunung Lembu. Gunung yang terletak di desa Panyindangan, kecamatan Sukatani ini, mulai menjadi primadona di kalangan pendaki. Selain menawarkan pesona pemandangan Waduk Jatiluhur, kita juga bisa melihat eksotisme Gunung Parang dan Gunung Bongkok yang berdampingan.

Perjalanan menuju Puncaknya memakan waktu cukup variatif, antara 2-4 jam tergantung kondisi fisik dan kondisi lapangan, Trek yang ditawarkan cukup menantang. Kontur dengan dominasi tanah merah dan deretan pohon bambu jadi pemandangan yang tersaji di awal pendakian. Jangan tertipu dengan ketinggiannya yang kurang dari 1.000 mdpl, karena jalur yang dilewati cukup terjal, ditambah apabila pendakian dilakukan pada saat hujan, jalanan sangat licin dan menguras tenaga.

Pemandangan di Puncak Batu Lembu tersaji sangat indah, membuka hari melihat elok sang mentari jadi kegiatan kami di puncak. Banyak pendaki yang memanfaatkan momen tersebut dengan berfoto bersama, layak dicoba untuk para traveler untuk mengisi akhir pekan yang ceria. Dengan biaya yang relatif minim tapi kepuasannya maksimal, gunung Lembu layak untuk jadi pilihan.

 

Wisata Kesehatan Rumah Sakit Holistik Purwakarta

Indonesian Holistic Tourist Hospital - IHTH Purwakarta

Indonesian Holistic Tourist Hospital – IHTH Purwakarta

Berbagai macam cara penyebutan untuk pariwisata medis seperti  medical tourism, wisata kesehatan, atau pariwisata kesehatan. Sebenarnya pengertian dari pariwisata medis  adalah suatu kegiatan wisata yg dirangsang oleh adanya objek atau fasilitas yg diperlukan untuk mengembalikan kesehatan di daerah tujuan wisata, misalnya tempat sejuk yang lengkap dengan tempat peristirahatan dan suasana alam yang mendukung penyembuhan.

Salah satu dan pioner untuk konsep pariwisata medis adalah Indonesian Holistic Tourist Hospital  (IHTH) yang terletak di Desa Salam Mulya Kecamatan Pondok Salam Kabupaten Purwakarta Jawa Barat.

IHTH  menggunakan metode pengobatan Holistik yang didasarkan kepada hukum alam yang utuh yang terdiri dari bagian-bagian yang saling tergantung satu sama lain. Di alam terdiri dari air, udara, tanaman, binatang panas, dingin dan lain-lain yang semuanya saling berkaitan satu sama lain.

Rumah sakit holistic menyuplai obat-obatan herbal dan membangun Planta Holistica Organic Farming untuk pengembangan, pertanian, peternakan dan tanaman organic.

Silahkan baca juga artikel mengenai :

 

Wisata Kuliner Sate Maranggi Purwakarta

Wisata Kuliner Sate Maranggi Purwakarta

Wisata Kuliner Sate Maranggi Purwakarta

Di Purwakarta sendiri ada ratusan penjual Sate Maranggi, karena dahulu Sate Maranggi biasa di jual dengan cara di pikul dan biasa menyebutnya bukan dengan kata “Sate Maranggi” tetapi cukup dengan kata “Maranggi” saja.

Jika anda berwisata ke Purwakarta berikut beberapa penjual Sate Maranggi yang selalu ramai dikunjungi wisatawan karena memiliki keunggulan baik itu tempat dan cita rasa khas dari Sate Maranggi tersebut.

Beberapa penjual sate maranggi yang mungkin anda dapat kunjungi seperti Sate Maranggi Bah Use, Sate Maranggi Anwar, dan Sate Maranggi Wanayasa.

 

Wisata Kuliner Peuyeum Bendul Purwakarta

Wisata Kuliner Peuyeum Bendul Purwakarta

Wisata Kuliner Peuyeum Bendul Purwakarta

Purwakarta punya peuyeum yang terkenal yaitu peuyeum Bendul. Dijual di sepanjang Jalan Raya Bendul. Di sepanjang jalan kurang lebih 2 km Anda akan menemukan dertan kios-kios yang menjual peuyeum dengan cara digantung

Berbeda dengan peuyem Bandung rasanya lebih manis dan lebih padat. PErbedaan pada proses pemeraman di dalam keranjang bambu beralas daun pisang. Kalau peuyeum Bandung biasanya 2 malam, kalau peuyeum Bendul hanya 1 malam. Lalu digantung sampai matang.

Peuyeum ini akan matang dalam 2 hari. Jika ingin lebih manis, biarkan sampai 3-4 hari. Prosesnya lumayan panjang. Singkong yang telah dikupas dicuci hingga bersih. Jika tidak bersih maka rasanya asam. Singkong ini lalu direbus hingga terapung lalu didinginkan hingga dingin betul. Selanjutnya diberi ragi dan diperam dalam keranjang.

Sedangkan makanan colenak adalah olahan peuyeum yang dikukus atau dibakar kembali, lalu diberi gula merah, kacang tanah, dan kelapa.

 

Wisata Kuliner Simping Kaum Purwakarta

Simping Kaum Purwakarta

Simping Kaum Purwakarta

Camilan renyah berbentuk bulat pipih dengan rasa yang gurih ini selalu enak jadi teman dikala senggang. Warnanya putih dengan rasa gurih plus aroma bawang dan kencur yang cukup terasa.

Simping Kaum merupakan campilan ringan berbentuk bulat tipis seperti lembaran. Pada umumnya simping kaum ini berwarna putih. Simping kaum terbuat dari tepung terigu, tepung tapioka yang diberi bumbu-bumbu seperti bawang, kencur, dan juga santan. Adonan ini kemudian dibentuk bulat-bulat tipis dan dimatangkan dengan cara dipanggang dengan menggunakan alat khusus.

Seiring berjalannya waktu, simping kaum ini pun mengalami perkembangan dari segi rasa. Kalau biasanya simping kaum hanya memiliki rasa gurih, kini mulai hadir dengan aroma pandan dengan rasa yang sedikit manis, aroma nangka, pisang, hingga keju dan juga cokelat.

 

 Silahkan baca juga artikel mengenai   Kuliner Purwakarta

 

Wisata Alam Situ Wanayasa Purwakarta

Wisata Alam Situ Wanayasa Purwakarta

Wisata Alam Situ Wanayasa Purwakarta

Danau Wanayasa terletak di Kecamatan Wanayasa Kabupaten Purwakarta, ±23 km sebelah Tenggara kota Purwakarta. Penduduk setempat menyebutnya Situ Wanayasa. Dari Purwakarta anda bisa menjangkau lokasi dalam waktu kurang lebih 40 menit melalui Pasar Rebo menuju jalan Jl. Kapten Halim dan Raya Wanayasa.

Pemandangan sekitarnya sangat indah, anda bisa menikmati aneka permainan di sini. Anda bisa menikmati keliling danau dengan menaiki kapal bebek kayuh atau mungkin memancing ikan bahkan warga sekitar biasa menggunakannya untuk jogging. . Danau ini memiliki sebuah pulau di tengahnya.

Danau Wanayasa atau Situ Wanayasa adalah danau alam seluas ±7 ha yang berada pada ketinggian 600 m DPL dengan udara yang sejuk berlatar belakang panorama Gunung Burangrang. Yang unik dari danau ini adalah adanya pulau di tengah danau. Di pulau tersebut terdapat makam RA. Suriawinata, salah seorang pendiri Purwakarta yang juga Bupati Karawang ke-9. Meninggal pada tahun 1827.

 

Wisata Alam Curug Cipurut Purwakarta

Wisata Alam Curug Cipurut Purwakarta

Wisata Alam Curug Cipurut Purwakarta (Photo Credits : Liputan6)

Tempat wisata alam air terjun Curug Cipurut berada di kaki Gunung Burangrang dan termasuk dalam Kawasan Cagar Alam Gunung Burangrang sehingga pengelolaan saat ini masih dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jabar I dengan operasional dilapangan dibantu oleh Desa Sumurugul dan Desa Wanayasa.

Obyek wisata ini berjarak 30km kota Purwakarta dan berada di kaki gunung burangrang yang terletak di Desa Sumurugul, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Propinsi Jawa Barat.

Wisata air terjun ini memiliki 3 curug: yangutama memiliki ketinggian sekitar 25m sedang dua lainnya lebih landai dan biasa dimanfaatkan untuk bermain seluncur.

Untuk menuju tempat wisata Curug Cipurut Purwakarta ini sangat mudah dan dapat ditempuh menumpang angkutan pedesaan ataupun berjalan kaki dari terminal Wanayasa. Wisata Curug Cipurut sangat cocok untuk kegiatan kemping, berpetualang ataupun fotografi.

 

Wisata Alam Waduk Jatiluhur Purwakarta

Wisata Alam Waduk Jatiluhur Purwakarta

Wisata Alam Waduk Jatiluhur Purwakarta

Waduk ini menjadi tempat wisata paling populer di Purwakarta, waduk yang merupakan muara dari sungai Citarum ini memiliki luas 8,3 ribu hektar dan sering digunakan untuk sarana rekreasi dan olahraga air.

Lokasi akses yang mudah yaitu kurang dari 2 kilometer dari pintu keluar tol Purbaleunyi, atau berjarak sekitar 9 kilometer dari pusat kota.  Di Waduk Jatiluhur kita dapat berkemah, menyewa bungalow, berenang di waterbom, memancing  ataupun sekedar berkeliling waduk dengan menyewa perahu.

Suasana Waduk Jatiluhur yang   dikelilingi bukit dengan pepohonan rindang, didukung udara yang sangat sejuk tentu sangat cocok untuk bersantai mengusir kepenatan.

 

Wisata Alam Waduk Cirata Purwakarta

Wisata Alam Waduk Cirata Purwakarta

Wisata Alam Waduk Cirata Purwakarta

PLTA Cirata terletak di daerah aliran sungai (DAS) Citarum di Desa Tegal Waru, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat atau jaraknya sekitar 15 kilometer dari kota Purwakarta.

Waduk Ciarata dikelilingi oleh bukit yang indah. Tempat yang direkomendasikan untuk wisatawan sebagai lokasi mancing dan rekreasi.

Waduk Ciarata merupakan pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Cirata merupakan PLTA terbesar di Asia Tenggara. PLTA ini memiliki konstruksi power house di bawah tanah dengan kapasitas 8×126 Megawatt (MW) sehingga total kapasitas terpasang 1.008 Megawatt (MW) dengan produksi energi listrik rata-rata 1.428 Giga Watthour (GWh) pertahun.

 

Wisata Alam Sumber air panas Ciracas Purwakarta

Wisata Alam Sumber air panas Ciracas Purwakarta

Jalan Menuju Wisata Alam Sumber air panas Ciracas Purwakarta

Terletak ±8 km atau dari Situ Wanayasa mencapai 60 kilometer dari pusat kota, berlokasi di kaki bukit dikelilingi oleh pepohonan dan hamparan sawah dengan udara yang sejuk. Meskipun tidak ada petunjuk arah, tapi jika bertanya pada warga sekitar maka lokasi itu akan mudah dicari. Apalagi, jika sudah menanyakan mata air panas.

Di tempat ini terdapat sekitar 12 titik sumber mata air panas (hot spring), beberapa di antaranya berlokasi di pematang sawah milik masyarakat.

Menurut keterangan masyarakat setempat, mandi di sumber air panas alam tersebut di samping dapat memberikan kesegaran jasmani juga dapat memberikan penyembuhan untuk pengobatan penyakit kulit, rematik, pegal-pegal dan lain sebagainya.

 

Wisata Alam Desa Sajuta Batu Purwakarta

Wisata Alam Desa Sajuta Batu  Purwakarta

Wisata Alam Desa Sajuta Batu Purwakarta (Photo Credits: Travel Blogger Indonesia)

Tempat Wisata Desa Sajuta Batu adalah tempat wisata di Purwakarta yang tidak akan terlupakan. Desa sejuta batu adalah tempatnya  terletak di desa Pasanggrahan, kecamatan Tegalwaru.

Kegiatan yang bisa dilakukan oleh pengunjung diantaranya jelajah desa dengan alam perbukitan dan sawah yang hijau, memancing, panjat tebing di gunung Parang serta olah raga offroad dan bumi perkemahan yang menarik.

Lokasi ini paling sering digunakan sebagai tujuan liburan pelajar dan anak muda atau fotografer panorama dan pre wedding.

 

Wisata Alam Giri Tirta Kahuripan Purwakarta

Giri Tirta Kahuripan Purwakarta

Wisata Giri Tirta Kahuripan Purwakarta

Lokasi Giri Tirta Kahuripan  terdapat desa Taringgul Tonggol, Kecamatan Wanayasa, Purwakarta. Tempat ini menyediakan tempat-tempat penginapan seperti vila maupun cottage dengan hawa yang sejuk dan pemandangan pegunungan yang sangat asri.

Fasilitas yang terdapat di kawasan ini antara lain seluncur air, wahana sepeda air, lapangan futsal outdoor, ATV, restoran, Skypool, dan tempat penginapan.

Fasilitas yang banyak dikagumi oleh pengunjung yaitu skypool. Skypool merupakan kolam renang yang berada di atas perbukitan. Sehingga seolah-olah kolam renang ini berada di langit dan kita dapat menyaksikan pemandangan yang mengagumkan di bawahnya.

 

Wisata Kerajinan Keramik Plered Purwakarta

Wisata Kerajinan Keramik Plered Purwakarta

Wisata Kerajinan Keramik Plered Purwakarta

Wisata ke Sentra Pembuatan Keramik Plered purwakartaJika anda liburan ke Purwakarta, jangan lupa mampir di pusat kerajinan keramik Plered. Disini anda bisa melihat berbagai hasil karya berupa keramk.

Lokasi tepatnya ada di Desa Anjun, Kecamatan Plered atau sekitar 13 Km dari pusat kota Purwakarta. Di sini anda bisa membeli berbagai macam kerajinan yang terbuat dari keramik seperti gerabah, porselain, ataupun terakota.

Dan perlu anda ketahui bahwa kerajinan keramik yang dihasilkan di Sentra ini sudah diekspor sampai mancanegara.

 

 

Wisata Sejarah Taman Air Mancur Sribaduga Situ Buleud Purwakarta

Wisata Sejarah Taman Air Mancur Sribaduga Situ Buleud Purwakarta

Wisata Sejarah Taman Air Mancur Sribaduga Situ Buleud Purwakarta

Sejarah Situ Buleud sangat dekat dengan berdirinya pertama kali kota Purwakarta yang sebelumnya berada di Wanayasa.

Wisata Taman Air Mancur Sribaduga Situ Buleud memiliki luas sekitar 4 ha  dikelilingi oleh taman dan lintasan lari yang biasa digunakan oleh warga Purwakarta.

Tempat wisata ini memiliki air mancur canggih yang dilengkapi dengan unsur light effect dan api di atas air, dengan variasi gerakan yang disesuaikan dengan hentakkan irama musik.

Setiap hari sabtu malam pada jam 20.00-22.00 WIB light effectnya dinyalakan.Air Mancur Sribaduga Situ Buleud  sangat cocok untuk dijadikan tempat bersantai dan tempat berfoto.

Wisata Sejarah Goa Jepang dan Belanda Purwakarta

Wisata Sejarah Goa Jepang dan Belanda Purwakarta

Wisata Sejarah Goa Jepang dan Belanda Purwakarta

Goa Jepang Purwakarta tempat wisata sejarah.  Goa ini dibangun pada 1942 oleh rakyat pribumi secara paksa yang terkenal dengan sebutan Romusha. Fungsi goa ini sebagai penyimpanan mesiu dan senjata sekaligus tempat radio komunikasi tentara Jepang.

Goa Belanda yang letaknya sekitar 800 meter dari goa Jepang, disana kita hanya melihat satu mulut goa besar namun dikanan-kirinya terdapat satu mulut goa yang lebih kecil dan berada lebih tinggi.

Konon goa yang dibangun pada tahun 1941 ini awalnya berfungsi sebagai terowongan penghubung PLTA Bengkok, namun berubah fungsi menjadi pusat stasiun radio telekomunikasi militer Hindia Belanda saat terjadi perang kemerdekaan.

 

Wisata Sejarah Gedung Keresidenan Purwakarta

Wisata Sejarah Gedung Keresidenan Purwakarta

Wisata Sejarah Gedung Keresidenan Purwakarta

Gedung Karesidenan berada di Jl. K.K. Singawinata sebelah selatan Situ Buleud. Secara administratif termasuk di wilayah Kampung Upas, Kelurahan Nagri Kidul, Kecamatan Purwakarta.

Pembangunan Gedung Karesidenan berkaitan erat dengan status Purwakarta sebagai ibukota Karesidenan Karawang. Pada awal masa pemerintahan Bupati Sastra Adiningrat I (tahun 1854), Purwakarta menjadi ibukota Keresidenan Karawang.

Akan tetapi, untuk beberapa waktu lamanya, residen Karawang tetap berkedudukan di kota Karawang. Dalam waktu tertentu ia datang ke Purwakarta. Hal itu disebabkan di kota Purwakarta belum dibangun gedung keresidenan dan belum ada sarana transportasi yang memadai.

Kedudukan kota Purwakarta sebagai pusat pemerintahan keresidenan, telah menimbulkan perubahan situasi kota tersebut.  Sejak waktu itu dinamika kehidupan di kota Purwakarta makin mengarah pada kehidupan modern.

 

Wisata Sejarah Pendopo Kabupaten Purwakarta

Wisata Sejarah Pendopo Kabupaten Purwakarta

Wisata Sejarah Pendopo Kabupaten Purwakarta

Kunjungi salah satu pusaka arsitektur di Kabupaten Purwakarta, seperti Pendopo Kabupaten. Bangunan ini dibangun secara permanen berlanggam Indische Empire Stijl yang cantik dan anggun dipadu dengan ornamen Sunda.

Adapun fungsi pendopo di jaman dulu, selain sebagai kantor pemerintahan, juga berfungsi sebagai tempat tinggal bupati. Renovasi pendopo diperkirakan pada tahun 1854/1856, dengan perubahan atap bangunan yang diganti dengan genteng dan lantai berupa bangunan ditembok.

Badan bangunan tetap mempertahankan arsitektur tradisional. Bagi Anda pencinta wisata sejarah dan arsitektur, Anda wajib untuk berkunjung ke pendopo ini.

 

Wisata Sejarah Gedung Kembar Purwakarta

Wisata Sejarah Gedung Kembar Purwakarta

Wisata Sejarah Gedung Kembar Purwakarta

Kesederhanaan gedung bergaya arsitektur Eropa ini tetap akan memesona siapa pun yang melihatnya, termasuk Anda. Dalam nuansanya yang megah sekaligus anggung, Gedung Kembar digunakan sebagai markas BKR (Barisan Keamanan Rakyat) pada masa revolusi kemerdekaan.

Sesuai dengan namanya, Gedung Kembar merupakan dua buah bangunan dengan bentuk yang sama dan terletak berdampingan. Diduga kedua bangunan itu didirikan pada paruh kedua abad ke-19 M, setelah Kota Purwakarta ditetapkan sebagai ibukota Karesidenan Karawang (sejak 1854).

 

Wisata Sejarah Gedung Negara Purwakarta

Wisata Sejarah Gedung Negara Purwakarta

Wisata Sejarah Gedung Negara Purwakarta

Gedung Negara  yang dibangun semasa zaman kolonial Belanda tahun 1854 dengan gaya arsitektur Eropa, kini berdiri megah sebagai Kantor Bupati Kabupaten Purwakarta, tepatnya di Jalan Gandanegara No.25.

Disamping gedung ini arsitekturnya antik, juga memiliki nilai sejarah perjuangan bagi masyarakat Purwakarta, baik di masa Pemerintahan kolonial Belanda maupun Pemerintahan Jepang.

 

 

Wisata Sejarah Stasiun Kereta Api Purwakarta

Wisata Sejarah Stasiun KA Purwakarta

Wisata Sejarah Stasiun KA Purwakarta

Salah satu bangunan pusaka lainnya di Purwakarta yang bisa Anda kunjungi dan lihat dari dekat adalah stasiun kereta api, yang dibangun secara bertahap pada masa kolonial Belanda antara tahun 1881-1884 dan diresmikan pada tanggal 27 Desember 1902. Bangunan ini memiliki arsitektur yang khas sesuai dengan fungsinya.

Sampai saat ini, bangunan ini tidak mengalami perubahan. Jika Anda berkesempatan mengunjungi stasiun ini, jangan lupa untuk membawa kamera karena ada beberapa sudut yang bagus untuk fotografi.

Atau bila tersedia waktu lebih banyak, buatlah tur stasiun kereta api dengan memasukkan unsur Stasiun KA Purwakarta sebelum melanjutkan ke daerah sebelum Bandung yang memiliki panorama menakjubkan.