Kram pada betis terjadi secara tiba-tiba dan terasa sakit karena adanya kontraksi pada otot betis. Kram betis sering terjadi pada malam hari atau menjelang pagi ketika sedang berjalan atau saat melakukan aktivitas yang cukup berat atau olahraga tanpa didahului pemanasan.
Penyebab
1. Kram dapat terjadi karena pembuluh darah arteri yang mengangkut darah dan oksigen menciut dan mengejang sehingga pasokan darah ke betis berkurang.
2. Otot kaki mengalami cedera atau tegang.
3. Memakai kaus kaki atau celana yang terlalu ketat di sekitar betis sehingga aliran darah terhambat.
4. Gangguan susunan garam mineral dalam darah (ketidakseimbangan elektrolit).
Pencegahan dan perawatan
1. Untuk mencegah kram, lakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum berolahraga dan setelah selesai lakukan pendinginan.
2. Banyak minum air putih dan minuman yang mengandung elektrolit.
3. Ketika berbaring, naikkan kaki lebih tinggi daripada kepala, lemaskan otot dan urut perlahan betis yang kram.
4. Kompres betis yang kram dengan air panas.
Pengobatan herbal
Resepl
30 g daun dewa segar
30 g temu hitam 25 g jahe merah
a. Cuci bersih semua bahan, potong-potong. Rbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu saring.
b. Minum airnya 150 cc 2 kali sehari.
Resep 2
30 g daun sembung segar
3 kuntum bunga mawar merah 2 kuntum bunga soka siantan
a. Cuci bersih semua bahan, rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu
b. Minum 150 cc 2 kali sehari.
Resep 3 (pemakaian luar)
Lada/merica secukupnya Jahe merah secukupnya Minyak kayu putih secukupnya
a. Haluskan semua bahan, tambahkan minyak kayu putih.
b. Gosokkan pada bagian betis yang kram.


Resep 4 (pemakaian luar)
2 sdm minyak serai
2 sdm minyak cengkih
a. Campur semua bahan.
b. Gosokkan pada bagian betis yang kram.
Catatan:
Pilih salah satu resep untuk pemakaian dalam dan pemakaian luar.