Beberapa penelitian untuk meningkat kerjasama tim sudah sering dilakukan oleh para ahli hasilnya adalah sebuah tim jika dianggap sebagai tim yang spesial akan termotivasai untuk selalu meningkatkan produktivitasnya.

Sebagai contoh terdapat penelitian yang dilakukan di pabrik perakitan Hawthorne yang diberikan motivasi tinggi dengan menunjukkan bahwa tim perakitan tersebut adalah tim yang sangat spesial di pabrik tersebut, meskipun fasilitas yang diberikan berkurang tetapi hasil dari kerjasama tim tetap naik secara konsisten.

Penelitian tersebut merupakan pembuktian model kebutuhan motivasional yang dibuat Abraham Maslow.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang termotivasi ketika dua kebutuhan terpenuhi yaitu kebutuhan sebagai bagian dari kelompok (social needs) dan kebutuhan untuk diakui oleh orang lain (love needs).

 

Berikut adalah 9 hal yang menjadi kebutuhuan dan keinginan seseorang ketika dia ingin bergabung dengan sebuah tim:

  1. achievement needs: “tim membantu saya untuk melakukan lebih ”
  2. social needs: “didalam tim saya dapat membuat suatu pertemanan”
  3. recognition needs: “tim mengetahui seberapa baik apa yang saya kerjakan”
  4. spiritual needs: “ada semangat dari tim yang membuat kita menjadi spesial”
  5. learning needs: “saya banyak belajar ketika ada didalam team”
  6. security needs: “saya aman karena tidak sendirian”
  7. basic needs: “saya memperoleh lebih banyak penghasilan sebagai anggota tim”
  8. leadership needs: “saya dapat menggunakan kemampuan memimpin sebagai anggota tim”
  9. freedom needs: “saya dapat menjadi diri saya sendiri ketika bagian dari tim”.