Menopause terjadi pada wanita yang sudah mati haid, yaitu tidak lagi mendapat haid setiap bulan dan berakhirnya kemampuan reproduksi wanita. Perubahan ini umumnya terjadi pada wanita usia 40-55 tahun. Ketika memasuki masa menopause, biasanya wanita merasakan beberapa ketidaknyamanan secara fisik dan psikis.
Penyebab
Berkurangnya produksi hormon wanita, yaitu hormon estrogen yang dihasilkan ovarium.
Gejala dan tanda-tanda
1. Gangguan haid.
2. Ketegangan saraf, mudah sedih, dan tidak bergairah.
3. Kepala pusing, badan terasa pegal dan mudah letih, sukar tidur, serta jantung berdebar.
4. Bersetubuh terasa sakit, nyeri payudara, dan gejala lain yang mengganggu.
Pengobatan herbal
Resep 1
15 g umbi rumput teki
1 sdt adas manis
1 sdt jinten
30 g temulawak
1 buah delima, ambil isinya
30 g daging buah lengkeng kering
Madu secukupnya
a. Cuci bersih dan rebus rumput teki, adas, jinten, serta temulawak dengan 300 cc air hingga tersisa 150 cc, lalu saring.
b. Gunakan airnya untuk memblender isi buah delima. Tambahkan buah lengkeng kering dan madu.
c. Minum sampai habis.


Resep 2
20 butir biji teratai
100 g akar teratai, potong-potong 15 butir angco (kurma tiongkok) 20 g umbi kering bunga lili (pahap) 5 g kulit jahe kering
a. Cuci bahan dan rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu saring.
b. Minum airnya dan makan isinya, kecuali kulit jahe.
Catatan: pilih salah satu resep dan lakukan secara teratur. Biji teratai, angco, pahap/umbi bunga lili dapat di beli ditoko obat tionghoa.