Cacing tambang merupakan jenis cacing kecil dengan panjang sekitar 8-15 nick Cacing ini hidup dalam usus dan sering menggigit dinding us sehingusga menyebabkan pendarahan dan meracuni penderita. Telur cacing tambang dapat keluar bersama kotoran (feses).
penyebab
buang air besar sembarangan sehingga menjadi media berkembang biaknya cacing tambang. Selain masuk melalui mulut bersama makanan yang tercemar, cacing tambang juga masuk ketubuh melalui kulit, terutama kulit kaki.
Gejala dan tanda-tanda
1. Penderita terlihat pucat dan lemah, sakit kepala, pusing, dan telinga berdengung.
2. Mual dan muntah.
3. Napas sesak spat bekerja keras, lesu, dan cepat lelah.
Pencegahan
1. Jaga kebersihan dan gunakan fasilitas jamban yang memadai.
2. Tidak menggunakan kotoran manusia sebagai pupuk.
3. Gunakan alas kaki, terutama jika bekerja di luar rumah, seperti kebun.
Pengobatan
Resep 1
15 g kulit delima kering
20 butir biji labu parang (labu kuning), tumbuk
7 lembar daun ketepeng
a. Cuci bersih semua bahan, rebus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc.
b. Saring lalu minum.
Resep 2
30 g benalu yang tumbuh di pohon delima
a. Cuci bersih bahan, potong-potong.
b. Rebus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu saring. Minum.


Resep 3
10 g biji pinang kering
a. Cuci bersih bahan, haluskan.
b. Rebus dengan 400 cc air menggunakan api kecil hingga tersisa 200 cc, lalu saring. Minum setelah dingir (resep ini juga dapat digunakan untuk mengatasi cacing gelang).
Resep 4
15 g kulit akar atau kulit buah delima kering 20 g temulawak
30 g kulit batang mindi segar (10 g kering)
a. Cuci bersih semua bahan, rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu saring.
b. Minum airnya.
Catatan:
Pilih salah satu resep dan lakukan secara teratur.