Suatu gangguan kulit dengan reaksi alergi yang ditandai dengan penebalan atau benjolan berwarna kemerahan yang sangat gatal. Biasanya, biduran hanya berlangsung sementara waktu. Umumnya, tidak berbahaya dan tidak meninggalkan bekas.
Penyebab
1. Aergi terhadap obat-obatan, makanan tertentu (kerang, udang, dan telur), sengatan serangga, dan kadang karena menghirup alergen, seperti bulu binatang.
2. Infeksi bakteri atau virus.
3. Faktor stres memperparah biduran.
Gejala dan tanda-tanda
Bercak-bercak penebalan berwarna kemerahan di permukaan kulit d.?,n rasanya sangat gatal dan panas.
Perawatan
1. Setelah diketahui penyebabnya, hindari hal-hal yang dapat menyebabkan alergi.
2. Pakai kompres dingin dan mandi dengan air yang hangat-hangat kuku. Jangan terlalu panas karena membuat semakin gatal.
3. Untuk mengurangi gatal, gunakan antihistamin.
Pengobatan herbal
Resep 1 (pemakaian luar)
Tanaman leunca (tanpa akar) secukupnya
a. Cuci bersih leunca, haluskan.
b. Balurkan pada kulit yang terkena biduran sampai warna kulit menjadi hijau. Lakukan 2-3 kali sehari.
Resep 2 (pemakaian luar) 20 lembar daun sirih
20 lembar daun ketepeng secukupnya
a. Cuci bersih semua bahan, rebus dengan 1 liter air hingga mendidih, lalu saring.
b. Setelah dingin, gunakan airnya untuk mencuci (mengompres) bagian yang sakit.
Resep 3
30 g jahe, tumbuk
100 cc cuka beras hitam (rice vinegar) Gula merah secukupnya
a. Cuci bersih jahe, rebus bahan dengan 200 cc air hingga mendidih, lalu saring.
b. Minum airnya.


Resep 4
20 g kunyit
10 g sambiloto
30 g daun kelor
1 sdt adas
3 siung bawang merah
a. Cuci bersih semua bahan, lalu tumbuk.
b. Rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu saring. Minum.
Catatan:
Pilih salah satu resep pemakaian dalam dan lakukan 2 kali sehari secara teratur. Untuk keluhan yang serius, tetap konsultasi ke dokter.